Masih Perlukah Call dan Service Center Kota ?

  Sejak Ridwal Kamil resmi menjabat sebagai Walikota Bandung, saya mulai akrab dengan ide-idenya mengajak segenap jajaran pemerintha kota Bandung untuk memanfaatkan Twitter sebagai sarana jaring informasi dan keluhan warga. Kemudahan menjaring informasi dan keluhan warga melalui media sosial seperti Twitter dinilai oleh Ridwan Kamil sebagai dampak positif teknologi. Artinya warga cukup menunggu tidak terlalu lama respon dari pejabat…

Ruang Publik dan Ruang Seolah-olah Publik: Tantangan Pengetahuan

  Istilah Pops (Privately Owned Public Spaces) ini pertama kali saya temukan di laman The Guardian Cities ditulis oleh Bradley L Garret (peneliti dari University of Southampton). Garret, seorang akademisi di bidang geografi perkotaan melihat ada perbedaan mencolok ketika mencari ruang publik di kota Los Angeles dan Phnom Penh, Kamboja. Saat berada di Los Angeles, Garret…

Kota Milik Orang Muda?

  Apa kabar sekarang flashmob, gangnam style, dan shuffle? Di tengah 2012 sampai awal 2013, ada banyak tren dansa massal yang merambat sampai ke orang-orang muda Indonesia. Flashmob yang di Amerika Serikat awalnya banyak digelar untuk acara-acara kampanye kemanusiaan dan perlindungan perempuan, di Indonesia kemudian jadi ajang penting banyak brand dengan memanfaatkan orang-orang muda (katakanlah usianya…

Hipster!

Beberapa muda-mudi keluar masuk di salah satu outlet yang cukup terkenal di kota Yogyakarta. Setiap hari, setiap jam sebelum pukul 10 malam jalan ini selalu macet. Pemicu paling besar ada di toko ini, karena peminat pakaian anak muda di sana begitu tinggi, hingga hampir tidak menyisakan ruang parkir sama sekali. Sesekali juga saya perhatikan perkembangan…

Tersesat Angan

Manusia sendiri bahkan tidak pernah benar-benar tahu apa yang diinginkan dalam hidunya Manusia seperti berlomba dengan waktu padahal sebenarnya  masih berdiam di tempat dan waktu yang sama semuanya terlihat begitu nyata, padahal hanya ilusi belaka… Angan menghempaskan rasionalitas ke tempat terendah begitu sulit menggapai puncak, jatuh, tertunduk dan kembali terluka oh..angan… Seakan kematian ini siap…

SATU

  Keyakinan ada dalam dirimu Mempercayainya, menghirupnya dan meresapi setiap bagiannya Karena keyakinanmu SATU dalam pikiran dan hati Tunggal tak terpisahkan Lantas suatu waktu kau ingin berdifusi Mencoba melepaskan diri Bernafas lebih mandiri Atau mati lebih dulu Keyakinan itu kini mulai bertanya-tanya Kau tak lagi meresapinya dalam-dalam Logika mulai berkeliaran secara nyata lalu membuatmu bimbang…

Hidup Seperti Apa?

  Rencana hidup tersusun layaknya jadwal harian Mengejar makna atau menjadi pesakitan Ketika pikiran tak lagi jernih Jangan harapkan hati menjadi bersih Lalu hidup seperti apa yang Kau harapkan? Semua saling klaim, mencerabut hingga keakar-akar Tak ada kesempatan untuk berkelakar Karena hidup terlalu sukar Lantas hidup seperti apa yang Kau harapkan? Semua berlomba melahirkan anak…

Menjadi Morning Person

  Salah satu rutinitas yang paling berat saya lakukan adalah bangun pagi. Dua handphone dengan alarm yang sudah diatur sedemikian rupa tetap gagal membangunkan saya di pagi hari. Sering teman meledek dan mengaitkan kebiasaan saya dengan mempertanyakan apakah saya shalat subuh. Logika mereka kalau shalat subuh pasti tidak kesiangan terus bangunnya. Kadang bingung juga jawabnya,…